Menginstall Debian Server 8.6




A. Pengertian

Debian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Debian GNU/Linux memuat perkakas sistem operasi GNU dan kernel Linux merupakan distribusi Linux yang popmuler dan berpengaruh. Debian didistribusikan dengan akses ke repositori dengan ribuan paket perangkat lunak yang siap untuk instalasi dan digunakan.

B. Maksud Dan Tujuan

Agar para pengunjung/pembaca bisa menginstall Debian tanpa kendala saat proses installasi 

C. Alat Dan Bahan

Iso Debian
Laptop/PC
Virtual Box

D. Jangka Waktu

57 Menit
E. Waktu Pelaksanaan


1. Enter Bar "Install" ketika sudah masuk ke mode penginstallasi


2.Pilih bahasa metode installasi (Kita pilih saja english)



3.Pilih location yang anda sedang berada "Pilihlah Other Lalu Asia"



4.Pilih "Indonesia"


5. Pilih Locales yang akan di install pilih "United States"


6.Pilih Configure the keyboard "American English"


7. Jika terjadi "Network autoconfiguration failed" Enter saja dan Continue


8.Pilih "Configure Network Manually"


9.Masukan IP Address VM Pada VBox atau Proxmox Kalian



10.Masukan Gateway kalian yang dibuat



11.Isikan nameserver kalian samakan saja dengan IP Gateaway anda


12.Selanjutnya kita masuk hostname isikan saja "Debian"


13. Sekarang kita masuk ke domain name, isi domain kalian yang ingin kalian inginkan



14. Masukan passwords kalian




15. Sekarang isi nama panjang pengguna user debian nya "Isi terserah anda"



16.Isi nama pengguna Debian yang ingin anda gunakan



17.Isi password account anda selama 2 kali pendaftaran



18.Pilih Zona waktu untuk debian anda



19. Sekarang kita masuk ke pastisi harddisk, pilih saja "Use Entire Disk And Set Up LVM"




20.Pilih harddisk yang ingin disi




21.Pilih "All files in one partition" Enter lalu pilih Yes





22.Setelah itu pilih "Finish partitioning and write changes to disk" Enter Lalu yes




23. Scan another cd or dvd abaikan saja dengan meng-enter bar "NO", Karena saya tidak menggunakan CD 2 & CD 3. Dan pilih no pada network mirror



24.Participate package usage survey pilih saja "YES"


25. Hilangkan tanda bintang " *"  Pada Debian dekstop environment menggunakan space dan pilih SSH server + Standard system untilites



24.Pilih Yes pada saat "Install the GRUB boot loader"


25. Lalu pilih Partisi harddisk yang akan di pasang GRUB Loader


26. Setelah menaruh GRUB pada partisi Harddisk maka instalasi sudah selesai


27. Setelah meng-enter bar "Continue" maka debian otomatis akan merestart lalu pilih Debian GNU/Linux dan selesai


F. Hasil dan Kesimpulan

Pada saat menginstall, kita perlu memasukkan ip dan membuat username  password dengan teliti dan perlahan.

 Refrensi : "eBook Buku Konfigurasi Debian Server_Ver_BLC-Telkom.pdf" Bisa ditemukan disini http://203.130.243.185/data/index.php?dir=eBook%20TKJ/

Sejarah Dan Pengertian Linux Debian




A.Pengertian 

Debian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Debian GNU/Linux memuat perkakas sistem operasi GNU dan kernel Linux merupakan distribusi Linux yang popmuler dan berpengaruh. Debian didistribusikan dengan akses ke repositori dengan ribuan paket perangkat lunak yang siap untuk instalasi dan digunakan.

B.Maksud Dan Tujuan

Debian adalah sistem operasi yang populer di kalangan pengguna linux, tujuan kali ini agar para pembaca bisa tahu pengertiannnya dan sejarahnya

C.Pembahasan

Debian terkenal dengan sikap tegas pada filosofi dari Unix dan perangkat lunak bebas. Debian dapat digunakan pada beragam perangkat keras, mulai dari komputer jinjing dan desktop hingga telepon dan server. Debian fokus pada kestabilan dan keamanan. Debian banyak digunakan sebagai basis dari banyak distribusi GNU/Linux lainnya.

Sistem operasi Debian merupakan gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan kernel Linux merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya. Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu, Xubuntu, Knoppix, Mint, dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang paling banyak digunakan di dunia.


(Dekstop GNOME Debian)

Sejarah Terbuatnya Debian

Debian pertama kali diperkenalkan oleh Ian Murdock, seorang mahasiswa dari Universitas Purdue, Amerika Serikat, pada tanggal 16 Agustus 1993. Nama Debian berasal dari kombinasi nama Ian dengan mantan-kekasihnya Debra Lynn: Deb dan Ian.

Pada awalnya, Ian memulainya dengan memodifikasi distribusi SLS (Softlanding Linux System). Namun, ia tidak puas dengan SLS yang telah dimodifikasi olehnya sehingga ia berpendapat bahwa lebih baik membangun sistem (distribusi Linux) dari nol (Dalam hal ini, Patrick Volkerding juga berusaha memodifikasi SLS. Ia berhasil dan distribusinya dikenal sebagai "Slackware").

Proyek Debian tumbuh lambat pada awalnya dan merilis versi 0.9x pada tahun 1994 dan 1995. Pengalihan arsitektur ke selain i386 dimulai pada tahun 1995. Versi 1.x dimulai tahun 1996.

Pada tahun 1996, Bruce Perens menggantikan Ian Murdoch sebagai Pemimpin Proyek. Dalam tahun yang sama pengembang debian Ean Schuessler, berinisiatif untuk membentuk Debian Social Contract dan Debian Free Software Guidelines, memberikan standar dasar komitmen untuk pengembangan distribusi debian. Dia juga membentuk organisasi "Software in Public Interest" untuk menaungi debian secara legal dan hukum.

Di akhir tahun 2000, proyek debian melakukan perubahan dalam archive dan managemen rilis. Serta pada tahun yang sama para pengembang memulai konferensi dan workshop tahunan "debconf".

Di April 8, 2007, Debian GNU/Linux 4.0 dirilis dengan nama kode "Etch". Rilis versi terbaru Debian, 2009, diberi nama kode "Lenny". deb adalah perpanjangan dari paket perangkat lunak Debian format dan nama yang paling sering digunakan untuk paket-paket binari seperti itu.

Paket debian adalah standar Unix pada arsip yang mencakup dua gzip, tar bzipped atau lzmaed arsip: salah satu yang memegang kendali informasi dan lain yang berisi data. Program kanonik untuk menangani paket-paket tersebut adalah dpkg, paling sering melalui apt/aptitude.

Beberapa paket Debian inti tersedia sebagai udebs ("mikro deb"), dan biasanya hanya digunakan untuk bootstrap instalasi Linux Debian. Meskipun file tersebut menggunakan ekstensi nama file udeb, mereka mematuhi spesifikasi struktur yang sama seperti biasa deb. Namun, tidak seperti rekan-rekan mereka deb, hanya berisi paket-paket udeb fungsional penting file. Secara khusus, file dokumentasi biasanya dihilangkan. udeb paket tidak dapat diinstal pada sistem Debian standar.

Paket debian juga digunakan dalam distribusi berbasis pada Debian, seperti Ubuntu dan lain-lain. Saat ini telah terdapat puluhan distribusi Linux yang berbasis kepada debian, salah satu yang paling menonjol dan menjadi fenomena adalah Ubuntu

Pemimpin Proyek

Pemimpin Proyek Debian (The Debian Project Leader (DPL)) adalah orang-orang yang ada di depan publik dan menjadi penentu arah dari proyek.[13] Proyek Debian telah memiliki pemimpin sebagai berikut:[14]

  •     Ian Murdock (Agustus 1993 – Maret 1996), pendiri dari Proyek Debian
  •     Bruce Perens (April 1996 – Desember 1997)
  •     Ian Jackson (Januari 1998 – Desember 1998)
  •     Wichert Akkerman (Januari 1999 – Maret 2001)
  •     Ben Collins (April 2001 – April 2002)
  •     Bdale Garbee (April 2002 – April 2003)
  •     Martin Michlmayr (March 2003 – March 2005)
  •     Branden Robinson (April 2005 – April 2006)
  •     Anthony Towns (April 2006 – April 2007)
  •     Sam Hocevar (April 2007 – April 2008)
  •     Steve McIntyre (April 2008 – April 2010)
  •     Stefano Zacchiroli (April 2010 – Sekarang)

Sejarah Rilis

Pada Februari 2011, versi rilis stabil terakhir adalah versi 6.0, dengan kode nama squeeze. Saat versi baru dirilis, versi stabil sebelumnya yaitu versi 5.0 dengan kode nama lenny menjadi oldstable

Sebagai tambahan, rilis stabil dengan pemutakhiran minor (disebut sebagai titik rilis). Skema penomoran untk titik rilis hingga Debian 4.0 adalah termasuk huruf r (untuk rilis) setelah nomor versi utama (misal: 4.0) diikuti dengan nomor titik rilis; sebagai contoh, titik rilis terakhir dari versi 4.0 (etch) 8 Desember 2010 adalah 4.0.r9. Dari Debian 5.0 (lenny), skema penomoran dari titik rilis telah berubah dan mengikuti standar penomoran versi GNU; jadi, sebagai contoh, titik rilis pertama dari Debian 5.0 adalah 5.0.1 (bukan 5.0r1).

Tim keamanan Debian merilis pemutakhiran keamanan untuk rilis mayor stabil terakhir, sama seperti dengan versi stabil sebelumnya, selama satu tahun. Versi 4.0 dirilis pada 8 April 2007, dan tim keamanan mendukung versi 3.1 hingga 31 Maret 2008. Untuk penggunaan pada umumnya, sangat direkomendasikan untuk menjalankan sistem yang menerima pemutakhiran keamanan. Distribusi testing juga menerima pemutakhiran keamanan, namun waktunya tidak se-teratur seperti versi stabil.

Untuk Debian 6.0 (squueze) diumumkan seubah kebijakan pengembangan berbasiskan waktu yaitu membekukan siklus dua tahun. Pembekuan berdasarkan waktu dimaksudkan agar proyek Debian dapat mengakomodasi rilis berdasarkan waktu dengan rilis berdasarkan fitur. Kebijakan pembekuan ini bertujuan agar rilis dapat diprediksikan lebih baik oleh pengguna distribusi Debian, dan memungkinkan pengembang Debian melakukan perencanaan jangka panjang yang lebih baik. Pengembang Debian mengharapkan rilis setiap dua tahun akan memberikan waktu yang lebih banyak untuk perubahan yang besar, mengurangi ketidaknyamanan bagi para pengguna. Dengan memiliki waktu beku yang dapat diprediksi diharapkan dapat mengurangi waktu beku secara keseluruhan. Siklus squeeze dibuat pendek dengan tujuan untuk masuk ke siklus baru. Namun siklus beku pendek ini diacuhkan.

Kode nama rilis Debian merupakan nama karakter dari film Toy Story. Distribusi unstable diberikan nama Sid, sesuai dengan karakter emosinya yang tidak stabil, tetangga sebelah rumah yang secara teratur menghancurkan mainan. Rilis setelah squeeze akan dinamakan wheezy, nama pinguin mainan karet dalam Toy Story 2.

Debian telah mengeluarkan sebelas rilis stabil utama


(Struktur Sistem Rilis Debian)

D. Hasil Dan Kesimpulan

Dengan ini kita mengetahui Sejarah debian yang dibuat oleh Ian pada tahun 1993
 
E. Refrensi

https://id.wikipedia.org/wiki/Debian

Macam - Macam Desktop Environment Di Linux



 A.Pengertian

Pada komputer, sebuah lingkungan desktop (bahasa Inggris: desktop environment (DE)) umumnya merujuk ke gaya grafis antarmuka pengguna (GUI=Graphical User Interface) yang mememperlihatkan kiasan desktop di layar komputer modern. Lingkungan desktop adalah alternatif yang paling populer sebagai pengganti antarmuka baris perintah (command line interface) (CLI) yang saat ini umumnya digunakan terbatas oleh para pakar komputer.

Sebuah lingkungan desktop biasanya terdiri dari ikon, sistem jendela (window), bilah alat (toolbar), map (folder), latar belakang (wallpaper), dan gawit layartama (desktop widgets). (Lihat WIMP)

Sistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS X masing-masing mempunyai lingkungan desktop tersendiri. UNIX/Linux juga mempunyai pelbagai lingkungan desktop, diantaranya yang terpopuler adalah GNOME dan KDE.

B.Maksud Dan Tujuan

Agar para pembaca bisa tau apa itu DE dan macam macam GUI Linux lainnya

C.Pembahasan

Terdapat berbagai macam GUI dalam linux bukan hanya Gnome saja tetapi ada banyak GUI lainnya contohnya sebagai berikut

1.GNOME



GNOME versi 3.x adalah generasi penerus GNOME 2.x. Diawal kemunculannya DE ini sempat dikecam (bahkan oleh pembuat Linux sendiri Linus Torvalds) dikarenakan sulitnya kustomisasi. Namun seiring berjalannya waktu, GNOME Shell yang menjadi shell utama dari GNOME 3.x ini lambat laun mulai disukai banyak disukai karena tampilannya yang tergolong sederhana namun sangat baik untuk multitasking.

2.KDE Plasma Dekstop




KDE (Kool Desktop Environtment) adalah jenis DE yang terkenal dengan tampilannya yang sangat "wah". Namun sayangnya tampilan yang sangat bagus tersebut harus dibayar mahal dengan borosnya sumber daya yang digunakan terutama saat startup. Walaupun begitu saat sudah berjalan normal DE ini tidak terlalu boros sumber daya.
  
3.XFCE

XFCE (XForms Cool Environment) adalah desktop environment Linux berlogo tikus yang terkenal dengan performanya yang cepat dan sangat irit sumber daya. Sejak kemunculan GNOME3 yang dikritisi, Xfce menjadi populer karena mempunyai banyak kesamaan dengan GNOME 2 terutama dalam hal kustomisasi karena XFCE memakai GTK2 yang sama dengan GNOME2 namun jauh lebih ringan sehingga cocok digunakan pada komputer tua.

4.LXDE



LXDE (Lightweight X11 Desktop Environment) adalah DE yang sangat ringan sehingga cocok untuk komputer tua, netbook, ataupun komputer mini seperti raspberry pi. DE ini memiliki banyak kesamaan dengan openbox karena memang bisa dibilang LXDE adalah openbox yang diberi LX Panel.

5.Cinnamon



Cinnamon adalah desktop Linux yang khusus dikembangkan oleh developer Linux Mint dan diperuntukkan untuk Linux Mint Cinnamon. DE Cinnamon ini awalnya adalah sebuah paket Gnome Shell Extension yang bernama Mint Gnome Shell Extension (MGSE). Kemudian menjadi fork dari Gnome shell dengan Window Manager sendiri bernama Muffin (Gnome Shell menggunakan Mutter). Sejak versi 2.0 sudah lepas dari gnome shell dan sekarang menjadi DE sendiri tanpa library dari gnome shell.

6.Mate



Dikembangkan oleh sekelompok orang yang gagal move on dengan GNOME2. Dibangun dengan source code GNOME2 yang ditinggalkan oleh pengembang aslinya. Saat ini projek MATE masuk dalam salah satu proyek Linux Mint. Nama MATE sendiri berasal dari nama tumbuhan dari Amerika Selatan yang bernama Yerba mate dan teh yang terbuat dari dedaunan.

7.Unity



Unity adalah sebuah shell yang berjalan diatas Desktop Environment GNOME, yang dikembangkan oleh Canonical khusus untuk Ubuntu. Unity pada ubuntu 11.04 adalah sebuah plugin compiz sama dengan plugin compiz lainnya.

Cuman bedanya dengan plugin compiz lainnya adalah unity membutuhkan kemampuan hardware yang lebih tinggi.


D. Hasil Dan Kesimpulan

Dengan ini kita tahu macam macam Desktop GUI Linux
E. Refrensi :

https://id.wikipedia.org/wiki/Lingkungan_desktop
https://en.wikipedia.org/wiki/GNOME
https://en.wikipedia.org/wiki/KDE_Plasma_5
https://en.wikipedia.org/wiki/Xfce
https://en.wikipedia.org/wiki/LXDE
https://en.wikipedia.org/wiki/Cinnamon_(software)
https://en.wikipedia.org/wiki/MATE_(software)
https://en.wikipedia.org/wiki/Unity_(user_interface)

Membuat Hotspot Di Mikrotik




A. Pengertian
Area bersinyal (bahasa Inggris: Hotspot) merujuk pada tempat-tempat tertentu (biasanya tempat umum) yang memiliki layanan internet dengan menggunakan teknologi Wireless LAN, seperti pada perguruan tinggi, mal, plaza, perpustakaan, restoran ataupun bandar udara. Layanan internet seperti ini, ada yang berbayar dan yang tidak (gratis)

B. Maksud Dan Tujuan
Agar para pembaca/pengunjung bisa membuat/mensetting hotspot melalui MikroTik

C. Waktu pengerjaan

10 Menit

D. Alat-Alat yang dibutuhkan

Mikrotik
Wine ( Agar bisa membuka Winbox )
Winbox
Internet ( Agar hotspot terhubung dengan internet )
PC / Laptop
 
E.Pembahasan

1. Terlebih Dahulu Log In/Connect Ke MikroTik Anda
A. Bukalah menu config "Wireless"

  
2. Clik Wlan, lalu Clik-lah tanda centang untuk mengenable wireless

 3.Setelah Men-Clik 2 kali pada wlan, setelah itu masuk ke menu wireless. dan ganti mode station menjadi ap bridge


4. Ubah settingan "BAND" menjadi 2GHz-B/G/N 


5. Lalu ubah nama HotSpot Kalian di config SSID untuk nama hotspot anda


6. Lalu Pilih Menu Config "IP" Lalu pilih "Addresses"


7. Setelah masuk ke menu "Addresses" Click icon "+" dan buat ip untuk wlan anda, lalu pilih interfaces Wlan1




 8.Setelah itu masuk ke config "IP" lalu pilih menu "DNS"




9. Buatlah DNS untuk DNS nya, kita masukan saja DNS Google seperti ini



10. Jika sudah masuk ke config "IP" lalu pilih "Firewall"




11. Setelah itu pilih bar "NAT" lalu click icon "+"



12. Click bar "General" lalu ubah "Out. Interfaces" dan ubah ke "Wlan1"


13. Lalu pindah ke bar "Action" Ubah settingan Action dari "Accept" menjadi "Masquerade" 




14. Setelah itu Click Config menu "IP" lalu pilih "Hotspot"




15. Jika sudah click config bar "Hotspot Setup"




16. Ubahlah "Hotspot interfaces" nya menjadi "Wlan1"




17. Jika sudah membuat IP pada menu  IP di config "Addresses" maka terisi otomatis. Lalu next


 18. Address pool terisi otomatis, address pool itu adalah penggunanaan ipnya, dari ip awal sampai ip akhir penggunaan, langsung saja next.


19. Certificate di-none kan saja, lalu next


20. Untuk SMPT server, jangan diubah apa apa konfigurasinya lalu next


21. Untuk DNS server ini terisi otomatis, karena pada sebelum pada menu hotspot


22. Pada bagian ini DNS name isi domain kalian untuk log in nanti


23. Sekarang buatlah username dan password untuk login hotspot nanti, Next


24. Setelah selesai, maka tampilannya seperti ini, lalu kalian coba login pada PC/Laptop kalian


25. Connectkan wifi/hotspot yang sudah tadi kalian bikin. jika sudah terhubung kalian coba login dengan browser kalian



26. Lalu ketikkan alamat login hotspot anda yang sudah kalian bikin tadi, dan login dengan username dan password yang sudah dibuat



27. Jika sudah login maka tampilannya seperti ini


F. Hasil Dan Kesimpulan

Dengan Ini kita bisa mensettings konfigurasi hotspot melalui Mikrotik
dengan ini kita membuat hotspot sendiri

G. Refrensi : http://www.yekayee.us/2017/02/cara-membuat-hotspot-pada-mikrotik_16.html (Untuk gambar-gambar langkah pembuatanya)

http://hashfi-blc.blogspot.co.id/ ( Untuk Laptopnya )

https://id.wikipedia.org/wiki/Area_bersinyal